Bisnis & UMKM

Website Perusahaan untuk Tender: Apa yang Harus Ditampilkan agar Lebih Mudah Dinilai?

djoeragan djoeragan 25 Agustus 2026
Website Perusahaan untuk Tender: Apa yang Harus Ditampilkan agar Lebih Mudah Dinilai?

Ketika perusahaan mengikuti tender atau menjajaki kerja sama B2B, calon klien tidak hanya melihat harga dan proposal.

Mereka juga perlu memahami siapa perusahaan Anda, apa yang bisa perusahaan Anda kerjakan, serta sudah memiliki pengalaman apa saja.

Karena itu, website perusahaan dapat menjadi salah satu sumber informasi yang membantu calon partner melakukan evaluasi awal. Platform pengadaan seperti Business Matching Online Kementerian Perindustrian sendiri menempatkan profil vendor dan informasi pengadaan sebagai bagian penting dalam ekosistem pengadaan.

Namun, ada satu hal yang perlu diluruskan.

Website bukan syarat universal untuk memenangkan atau mengikuti semua tender. Persyaratan setiap tender tetap bergantung pada dokumen dan ketentuan dari penyelenggara.

Jadi, fungsi website lebih tepat sebagai sumber informasi resmi yang membantu perusahaan menunjukkan identitas, kapabilitas, rekam jejak, dan informasi penting lainnya dengan lebih mudah.

Lalu, apa saja yang perlu ditampilkan?

Kenapa Website Perusahaan Penting dalam Proses Tender?

Dalam proses pengadaan, calon partner atau procurement team perlu menilai apakah sebuah perusahaan relevan dengan kebutuhan proyek.

Mereka mungkin ingin mengetahui:

  • Perusahaan ini bergerak di bidang apa?
  • Layanan apa yang tersedia?
  • Pernah mengerjakan proyek serupa?
  • Siapa client sebelumnya?
  • Apakah perusahaan memiliki sertifikasi yang relevan?
  • Di mana lokasi perusahaan?
  • Bagaimana cara menghubungi timnya?

Biasanya, informasi tersebut tersebar di berbagai dokumen.

Website dapat menjadi tempat yang lebih mudah untuk melihat gambaran umum perusahaan secara online.

Selain itu, website juga memberi ruang untuk menampilkan informasi yang terlalu luas jika hanya dimasukkan ke dalam dokumen proposal atau company profile PDF.

Apa yang Sebenarnya Perlu Dilihat Calon Klien?

Calon klien tidak membutuhkan website yang sekadar terlihat mewah.

Sebaliknya, mereka membutuhkan informasi yang jelas dan mudah diverifikasi.

Karena itu, fokuskan website pada lima hal utama:

Identitas

Siapa perusahaan Anda?

Capability

Apa yang bisa Anda kerjakan?

Experience

Proyek apa yang pernah Anda tangani?

Proof

Apa bukti kompetensinya?

Contact

Bagaimana calon partner dapat menghubungi Anda?

Struktur tersebut jauh lebih penting daripada menambahkan banyak animasi atau fitur yang tidak berhubungan dengan kebutuhan buyer.

1. Profil Perusahaan yang Jelas

Bagian pertama yang perlu diperhatikan adalah profil perusahaan.

Jelaskan informasi dasar seperti:

  • nama perusahaan
  • bidang usaha
  • tahun berdiri
  • lokasi
  • area pelayanan
  • spesialisasi
  • visi dan nilai perusahaan

Hindari profil yang terlalu panjang.

Sebaliknya, susun informasi agar seseorang yang baru mengenal perusahaan Anda dapat memahami bisnisnya dalam waktu singkat.

Untuk perusahaan B2B, positioning juga harus jelas.

Misalnya:

General Contractor & Construction Management

lebih informatif daripada:

We Are the Best Solution for Your Business.

Calon klien perlu mengetahui apa yang Anda kerjakan, bukan hanya bagaimana Anda ingin dipersepsikan.

2. Layanan dan Capability

Selanjutnya, tampilkan layanan atau capability perusahaan secara spesifik.

Jangan hanya menulis:

Construction
Engineering
Procurement

Berikan penjelasan singkat tentang masing-masing layanan.

Misalnya:

Construction

  • commercial building
  • industrial building
  • renovation
  • design & build

Engineering

  • electrical engineering
  • mechanical engineering
  • fire protection

Struktur seperti ini membantu calon klien melihat hubungan antara kebutuhan mereka dan capability perusahaan.

Selain itu, setiap layanan dapat dibuat sebagai halaman tersendiri jika informasinya cukup banyak.

3. Portfolio dan Rekam Jejak Project

Untuk perusahaan yang mengandalkan pengalaman, portfolio adalah salah satu bagian terpenting.

Namun, jangan hanya menampilkan:

Foto proyek + nama proyek.

Tambahkan informasi seperti:

  • nama project
  • client
  • lokasi
  • tahun
  • kategori
  • scope pekerjaan
  • dokumentasi

Dengan begitu, calon klien dapat memahami konteks proyek.

Lebih penting lagi, pilih portfolio berdasarkan relevansi.

Jika Anda sedang menawarkan jasa pembangunan gudang, tampilkan proyek yang berkaitan dengan gudang, industrial building, atau fasilitas serupa.

Relevansi biasanya lebih berguna daripada sekadar menampilkan sebanyak mungkin project.

4. Case Study untuk Project yang Bernilai Besar

Portfolio menunjukkan pengalaman.

Sementara itu, case study menunjukkan cara perusahaan menyelesaikan masalah.

Struktur sederhananya bisa seperti ini:

Challenge

Apa kebutuhan atau masalah client?

Scope

Apa pekerjaan yang menjadi tanggung jawab perusahaan?

Solution

Bagaimana solusi tersebut dijalankan?

Result

Apa hasil yang dapat dibuktikan?

Tidak semua project perlu dibuat menjadi case study.

Pilih project yang paling kuat dan relevan dengan target client.

Dengan cara tersebut, website dapat menunjukkan kemampuan tanpa membuat pengunjung membaca puluhan halaman yang tidak relevan.

5. Client dan Partner

Daftar client dapat memperkuat social proof.

Namun, jangan hanya menampilkan logo tanpa konteks.

Akan lebih bermanfaat jika Anda menghubungkan client dengan project tertentu.

Misalnya:

PT ABC

→ Commercial Building
→ Jakarta
→ Design & Build

Dengan pendekatan tersebut, calon klien dapat melihat bahwa pengalaman tersebut memang relevan.

Pastikan juga Anda hanya menampilkan nama atau logo perusahaan yang memang boleh dipublikasikan.

6. Legalitas, Sertifikasi, dan Kredensial

Untuk industri tertentu, bagian ini sangat penting.

Tampilkan informasi yang relevan seperti:

  • legal entity
  • sertifikasi
  • lisensi
  • membership
  • standar
  • dokumen pendukung

Perusahaan konstruksi, engineering, manufaktur, dan supplier mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda.

Karena itu, jangan membuat satu daftar legalitas untuk semua industri.

Tampilkan hanya informasi yang benar-benar membantu proses evaluasi.

Beberapa website perusahaan konstruksi yang sudah berjalan juga menampilkan legalitas dan informasi perusahaan secara terbuka sebagai bagian dari profil mereka.

7. Team dan Key Person

Calon client tidak hanya bekerja dengan logo perusahaan.

Mereka juga berhubungan dengan orang-orang di dalamnya.

Untuk bisnis yang menjual expertise, tampilkan key person seperti:

  • founder
  • director
  • project manager
  • engineer
  • specialist

Tidak perlu menampilkan seluruh karyawan.

Pilih orang yang memang relevan dengan positioning dan capability perusahaan.

8. Industri yang Dilayani

Jika perusahaan melayani beberapa sektor, pertimbangkan halaman khusus untuk industri.

Contohnya:

  • Manufacturing
  • Construction
  • Hospitality
  • Property
  • Retail

Mengapa?

Karena calon client biasanya tidak hanya mencari:

“Siapa Anda?”

Mereka juga mencari:

“Apakah Anda pernah menangani kebutuhan seperti milik saya?”

Halaman industri dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan lebih spesifik.

9. Alamat dan Informasi Kontak yang Lengkap

Jangan membuat calon client mencari nomor telepon di seluruh website.

Sediakan:

  • alamat
  • nomor telepon
  • email
  • WhatsApp
  • inquiry form
  • Google Maps jika relevan

Selain itu, gunakan CTA yang sesuai dengan proses B2B.

Contohnya:

Request a Quote

Discuss Your Project

Konsultasi Kebutuhan Project

Hubungi Tim Kami

CTA seperti ini lebih relevan daripada tombol generik yang tidak menjelaskan tindakan berikutnya.

10. Company Profile PDF Tetap Bisa Dibutuhkan

Website dan company profile PDF tidak harus saling menggantikan.

Dalam beberapa proses bisnis, perusahaan masih perlu mengirim dokumen digital sebagai lampiran proposal atau presentasi.

Karena itu, pendekatan yang lebih fleksibel adalah:

Website

→ sumber informasi online

Company Profile PDF

→ dokumen siap kirim

Keduanya dapat menggunakan informasi dan identitas visual yang sama.

Beberapa penyedia layanan company profile juga menawarkan versi website dan PDF karena keduanya melayani kebutuhan yang berbeda.

Website Tender Tidak Harus Penuh Animasi

Ini bagian yang sering keliru.

Ketika membuat website perusahaan, fokus utama seharusnya bukan:

“Bagaimana membuat website terlihat paling keren?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah:

“Bagaimana membuat informasi perusahaan mudah ditemukan dan dipahami?”

Karena itu, prioritaskan:

  • navigasi yang jelas
  • tipografi mudah dibaca
  • struktur informasi
  • portfolio
  • sertifikasi
  • capability
  • CTA
  • responsive design
  • kecepatan

Animasi boleh digunakan.

Namun, jangan sampai visual mengambil perhatian dari informasi yang justru dibutuhkan calon client.

Website Perusahaan untuk Tender Sebaiknya Mudah Diperbarui

Data perusahaan tidak selalu tetap.

Project baru bertambah.

Sertifikasi diperbarui.

Layanan berkembang.

Client bertambah.

Karena itu, website yang seluruh kontennya diedit secara manual dapat menjadi merepotkan.

Untuk perusahaan dengan banyak data, pertimbangkan struktur konten dinamis.

Contohnya:

Projects

Setiap project memiliki:

  • client
  • lokasi
  • tahun
  • kategori
  • scope
  • galeri

Services

Setiap layanan memiliki halaman sendiri.

Certifications

Dokumen dan sertifikasi dapat dikelola sebagai data terstruktur.

Team

Profile key person dapat diperbarui dari dashboard.

Dengan struktur seperti ini, perusahaan tidak perlu membangun ulang layout setiap kali ada project baru.

Website Perusahaan untuk Tender dan SEO

Website untuk mendukung kebutuhan tender juga bisa dikembangkan agar ditemukan melalui Google.

Jangan hanya memiliki:

Home → About → Contact

Sebaliknya, Anda bisa membangun:

Services

→ halaman layanan

Industries

→ halaman industri

Projects

→ halaman project

Locations

→ halaman lokasi jika memang relevan

Blog

→ artikel edukasi

Struktur tersebut memberikan lebih banyak konteks bagi calon client sekaligus membuka peluang pencarian organik.

Namun, jangan membuat halaman kota atau industri hanya untuk mengejar keyword.

Setiap halaman harus memiliki informasi yang benar-benar relevan dengan bisnis.

Website Perusahaan untuk Tender Berdasarkan Jenis Bisnis

Kebutuhan website juga berbeda berdasarkan industri.

Kontraktor

Prioritaskan:

  • services
  • projects
  • certifications
  • clients
  • team
  • contact

Engineering

Prioritaskan:

  • technical services
  • industries
  • projects
  • expertise
  • team
  • certifications

Manufaktur

Prioritaskan:

  • products
  • specifications
  • industries
  • facilities
  • certifications
  • inquiry

Supplier

Prioritaskan:

  • product catalog
  • brands
  • industries
  • clients
  • certifications
  • inquiry

Dengan demikian, website terasa dibuat untuk bisnis Anda.

Bukan sekadar menggunakan template yang sama dengan perusahaan lain.

Checklist Website Perusahaan Sebelum Mengikuti Tender

Sebelum menggunakan website sebagai sumber informasi perusahaan, cek beberapa hal berikut.

Profil

  • Nama perusahaan jelas
  • Bidang usaha jelas
  • Alamat tersedia
  • Kontak mudah ditemukan
  • Positioning jelas

Capability

  • Layanan dijelaskan
  • Industri yang dilayani jelas
  • Area pelayanan jelas
  • Keahlian utama dijelaskan

Proof

  • Portfolio tersedia
  • Project relevan ditampilkan
  • Client atau partner tersedia
  • Sertifikasi ditampilkan
  • Case study tersedia jika relevan

Conversion

  • Inquiry form
  • Email
  • WhatsApp
  • CTA yang jelas

Technical

  • Mobile friendly
  • Website cepat
  • HTTPS
  • Backup
  • CMS mudah dikelola
  • Analytics terpasang

FAQ

Apakah website wajib untuk mengikuti tender?

Tidak selalu. Persyaratan setiap tender berbeda dan harus mengikuti dokumen serta ketentuan dari penyelenggara. Website lebih tepat diposisikan sebagai sumber informasi perusahaan yang membantu calon partner mengenal dan mengevaluasi bisnis Anda.

Apa saja yang harus ada di website perusahaan untuk tender?

Minimal, tampilkan profil perusahaan, layanan, capability, portfolio, project, client, sertifikasi yang relevan, kontak, dan informasi penting lain yang mendukung proses evaluasi.

Apakah website kontraktor perlu menampilkan portfolio project?

Sangat disarankan. Project menjadi salah satu cara terbaik untuk menunjukkan pengalaman dan relevansi capability perusahaan.

Apakah sertifikasi perlu ditampilkan?

Jika sertifikasi tersebut relevan dengan layanan dan dapat dipublikasikan, menampilkannya dapat membantu calon client memahami kredensial perusahaan.

Apakah company profile PDF masih diperlukan jika sudah punya website?

Bisa. Website dan PDF memiliki fungsi berbeda. Website menjadi sumber informasi online, sedangkan PDF lebih praktis untuk dikirim sebagai lampiran proposal atau presentasi.

Apakah website perusahaan bisa membantu proses tender?

Website dapat membantu menyediakan informasi perusahaan yang mudah diakses dan memperkuat proses evaluasi awal. Namun, website sendiri tidak menjamin kemenangan tender.

Apakah website perusahaan harus menggunakan WordPress?

Tidak harus. Pilihan CMS atau teknologi bergantung pada kebutuhan bisnis. Untuk perusahaan yang rutin memperbarui project, layanan, team, dan artikel, CMS dapat mempermudah pengelolaan.

Penutup

Website perusahaan untuk tender bukan tentang membuat halaman yang terlihat paling mewah.

Yang lebih penting adalah memastikan calon client dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan cepat.

Mereka perlu mengetahui:

Siapa Anda.

Apa yang Anda kerjakan.

Apa yang sudah Anda buktikan.

Mengapa perusahaan Anda relevan.

Bagaimana cara menghubungi Anda.

Karena itu, bangun website berdasarkan proses evaluasi calon client, bukan sekadar berdasarkan jumlah halaman.

Untuk perusahaan B2B, kontraktor, engineering, manufaktur, maupun supplier, struktur seperti profil → capability → project → proof → inquiry biasanya jauh lebih berguna daripada website yang hanya berisi Home, About, dan Contact.

Butuh Website Company Profile untuk Perusahaan B2B?

Pelajari Jasa Pembuatan Website Company Profile untuk melihat bagaimana website dapat disusun berdasarkan layanan, project, capability, industri, dan kebutuhan bisnis perusahaan Anda.

djoeragan

Ditulis Oleh

djoeragan

Bagian dari tim ahli Djoeragan Website. Berkomitmen menghadirkan wawasan seputar teknologi web, SEO, dan optimasi bisnis digital.