Informasi paket tersebar.
Customer harus membuka banyak postingan atau bertanya lewat WhatsApp hanya untuk memahami paket perjalanan.
Tampilkan destinasi, paket perjalanan, itinerary, layanan, dan informasi penting dalam satu website yang dirancang mengikuti cara customer travel mencari, membandingkan, lalu menghubungi Anda.
Bisnis tour travel sering punya banyak destinasi, paket, itinerary, pilihan layanan, dan detail operasional. Tantangannya bukan sekadar punya informasi—tetapi bagaimana informasi itu disusun.
Customer harus membuka banyak postingan atau bertanya lewat WhatsApp hanya untuk memahami paket perjalanan.
Destinasi, itinerary, durasi, fasilitas, dan detail harga tidak berada dalam struktur yang mudah dibandingkan.
Instagram atau TikTok bagus untuk discovery, tetapi informasi perjalanan lengkap tetap membutuhkan tempat yang lebih terstruktur.
Info destinasi, itinerary, fasilitas, dan cara booking sebenarnya bisa dipersiapkan lebih dulu di website.
Mereka perlu melihat pengalaman, visual perjalanan, review, dan informasi bisnis sebelum mengambil keputusan.
Website tidak menjamin booking. Tetapi website yang tersusun baik dapat mengurangi friksi saat calon customer membandingkan perjalanan dan memutuskan apakah mereka ingin menghubungi Anda.
Bukan sekadar katalog destinasi. Struktur website dibuat untuk membantu customer menemukan, memahami, membandingkan, lalu mengambil langkah berikutnya.
Yang dibangun adalah sistem informasi perjalanan yang bisa mengikuti bertambahnya destinasi, paket, dan kebutuhan bisnis Anda.
Struktur website menyesuaikan cara bisnis travel menjual pengalaman perjalanan, bukan sekadar memajang informasi.
Customer dapat menemukan destinasi berdasarkan tempat atau minat perjalanan yang mereka cari.
Setiap paket dapat mempunyai detail sendiri: durasi, itinerary, fasilitas, harga, dan CTA.
Detail perjalanan dapat disusun berdasarkan hari, aktivitas, lokasi, dan informasi penting lainnya.
Foto, video, gallery, atau visual destination dapat digunakan untuk membantu customer membayangkan perjalanan.
Testimonial, client proof, pengalaman bisnis, dan informasi perusahaan dapat ditempatkan mengikuti customer journey.
Customer dapat diarahkan dari halaman destinasi atau paket langsung ke WhatsApp dengan konteks yang lebih spesifik.
Website harus membantu mereka bergerak dari inspirasi sampai siap bertanya.
Customer datang dari Google, Instagram, TikTok, referral, atau channel lainnya.
Mereka mengecek itinerary, durasi, fasilitas, harga, dan detail perjalanan.
Mereka melihat review, visual, pengalaman, dan bukti bahwa travel tersebut dapat dipercaya.
Customer masuk ke WhatsApp atau inquiry dengan konteks paket yang ingin dibahas.
Hero, destination, package, experience, proof, dan CTA menyatu dalam satu customer journey.
Destination → Package → Itinerary → Trust → WhatsApp inquiry.
Beberapa project di bawah berasal dari hospitality, rental, e-commerce, publisher, dan service business. Kami tampilkan sebagai bukti pengalaman membangun business website dengan customer journey dan functionality yang berbeda.
Website hotel untuk menyampaikan kamar, fasilitas, lokasi, dan informasi penginapan secara profesional.
Katalog armada yang membantu calon pelanggan memahami pilihan kendaraan sebelum menghubungi bisnis.
Landing page yang menjelaskan layanan dengan cepat dan mengarahkan calon pelanggan ke WhatsApp.
Website distributor dan publisher buku dengan katalog yang rapi dan mudah diperbarui.
Bukan testimonial buatan. Ini adalah pengalaman client yang mereka bagikan melalui Google.
“UI website keren, semoga punya usaha tambahan biar bisa order website disini lagi.”
“Sangat puas dengan layanan pembuatan website dari mereka. Desain yang modern dan responsif, serta tim mereka sangat responsif dalam mengatasi permintaan perubahan. Terima kasih atas website yang luar biasa!”
“Sangat rekomended buat yg nyari jasa pembuatan website profesional. Teamnya ahli dalam teknis pembuatan website dan juga mau memberikan saran kepada saya yang awam dalam dunia digital. Hasil akhirnya melebihi harapan! Terimakasih.”
Tambahkan destinasi, update paket, ubah harga, atau publish konten baru sesuai content system yang dibangun untuk bisnis Anda.
Kami menentukan struktur, experience, dan fitur setelah memahami bagaimana bisnis travel Anda menjual perjalanan.
Destinasi, paket, target traveler, layanan, dan tujuan website.
Informasi dan jalur yang perlu dilihat calon traveler.
Design, development, content system, dan fitur sesuai scope.
Website diuji lalu diserahkan lengkap dengan akses dan panduan.
Kami tetap tersedia setelah launch untuk bantuan dan pengembangan.
Rata-rata 10–14 hari kerja • Bergantung pada scope dan kelengkapan materi.
Kami tetap bertanggung jawab atas bug atau error yang berasal dari pengerjaan dan fitur yang kami bangun.
Error pada fitur yang kami bangun tetap menjadi tanggung jawab kami selama masa garansi.
Setelah website online, kami tetap tersedia ketika Anda membutuhkan bantuan atau pengembangan.
Fitur baru dan perubahan di luar scope diperlakukan sebagai pengembangan tambahan.
Garansi berfokus pada bug/error yang berasal dari pengerjaan dan fitur yang kami bangun.
Anda tidak membeli website lalu ditinggal.
Kami tidak menggunakan daftar harga atau paket yang kaku. Setelah memahami bisnis, kebutuhan website, fitur, dan scope project, kami menyusun quotation yang sesuai dengan pekerjaan yang benar-benar dibutuhkan.
Travel business, target traveler, destinasi, paket, layanan, kondisi website saat ini, serta tujuan yang ingin dicapai.
Struktur halaman, content system, itinerary, package, inquiry flow, integrasi, dan kebutuhan teknis.
Setelah scope jelas, kami kirimkan quotation dan timeline sesuai pekerjaan yang akan dikerjakan.
Bisa. Paket perjalanan, destinasi, itinerary, dan konten lainnya dapat dikelola sesuai content system yang dibangun untuk project.
Bisa. Struktur itinerary dapat dibuat sesuai kebutuhan perjalanan, misalnya berdasarkan hari, aktivitas, lokasi, fasilitas, dan informasi lainnya.
Bisa. WhatsApp dapat menjadi conversion path utama di halaman paket, destinasi, maupun CTA akhir dengan pesan yang sudah menyebut konteks tour travel.
Instagram bagus untuk discovery dan engagement. Website berfungsi sebagai pusat informasi yang lebih terstruktur untuk destinasi, paket, itinerary, pengalaman, dan inquiry.
Bisa. Struktur content system dapat disesuaikan agar bisnis dapat menambah destinasi, paket, itinerary, atau konten lain tanpa membangun halaman dari nol setiap kali.
Website dapat dibuat dengan struktur yang lebih SEO-ready dan menjadi fondasi pengembangan organic traffic. Namun tidak ada jaminan ranking atau jumlah traffic tertentu.
Rata-rata 10–14 hari kerja, bergantung pada scope project dan kesiapan materi.
Biaya ditentukan melalui quotation setelah kebutuhan, scope, fitur, kompleksitas, dan timeline project dipahami. Tidak menggunakan harga paket yang kaku.
Support tetap tersedia sesuai kebutuhan dan scope layanan. Bug/error yang berasal dari pengerjaan kami mengikuti ketentuan garansi.
Ceritakan bisnis travel Anda, paket yang dijual, website yang sudah ada jika ada, dan apa yang ingin dicapai. Kami bantu menentukan struktur website dan scope yang paling masuk akal.
Diskusikan Project Anda →